Judul/Title : Ai
Chapter : 2 / ?
Chapter : 2 / ?
Genre : Romance / Angst
Pairing : Tegomassu
Disclaimer : Tegomassu bukan milikku. mereka adalah milik diri mereka sendiri.. XDD======== ~.~ ========
Perjalanan dari TK Sakura menuju Fuji Terebi (TV Fuji) mermerlukan waktu kira-kira satu jam. Sepanjang perjalanan Yuki tak henti-henti bernyanyi. Dia dan Hikaru sudah sering iku lomba menyanyi, tapi baru kali ini mereka mengikuti perlombaan menyanyi yang akan di tayangkan di televisi. Dapat dipastikan lawan yang akan mereka hadapi lebih berat dari biasanya.
Berbanding terbalik dengan Yuki yang kelihatan sama sekali tak ada beban, Hikaru justru duduk diam sambil meremas tangannya yang berkeringat kepalanya pun tertunduk dan tidak memperhatikan pemandangan diluar kaca jendela mobil. Tiba-tiba sepasang tangan mungil, menggenggam tangan Hikaru. Hikaru mengangkat kepala, pandangannya bertemu dengan mata yuki.
"Daijoubu... kita pasti akan baik-baik saja, nii-chan"
Segera, senyum merekah diwajah Hikaru. Jarang sekali Yuki memanggilnya dengan panggilan nii-chan. Ia pun mengangguk dan balas menggenggam tangan Yuki. Mereka terus berpegangan tangan sampai ketujuan, meski tak lagi saling berpandangan. Pengangan itu cukup bagi keduanya, mereka ada untuk yang lainnya, saling mendukung dan menguatkan di setiap waktu.
======== ~.~ ========
"Kita sudah sampai. Ayo turun." ujar Bu Haruna dari kursi depan.
Hikaru memandang keluar jendela. Yang dilihat adalah mobil yang parkir disebelah mobil mereka. Melihat kearah belakang melalaui kaca terlihat deretan mobil yang tersusun rapi. Parkiran Basement, kata itu terlintas di otak Hikaru. Tarikan lembut ditangannya mengalihkan padangan Hikaru.
"ikuzo, nii-chan" Yuki menarik Hikaru agar keluar dari mobil.
Dibimbing Bu Haruna, mereka keluar dari pakiran basement menuju pintu depan gedung TV Fuji. Hawa sejuk menyapa ketiganya ketika pintu kaca tersebut terbuka secara otomotis. Beriringan mereka menuju meja resepsionist.
"Selamat siang, kami dari TK Sakura yang akan mengikuti perlombanyan menyanyi antar TK se Tokyo." Sapa Bu Haruna "Mohon tanya, studio tempat perlombaannya diadakan dimana ya?"
"Selamat Siang," balas gadis bermata biru yang ada dibalik meja resepsionis "Perlombaan menyenti antar TK ada di Studio 2. Anda ikuti saja lorong ini, " ucapnya lagi sambil menunjuk lorong disebalh kiri "Pintu ke-3 dari kanan adalah Studio 2. Mohon maaf, apakah saya boleh meminta kartu pengenal anda?"
Mendengar penjelasan si resepsionis, tanpa menunggu Bu Haruna menyelesaikan administrasi, Yuki yang hyper kembali menarik tangan Hikaru. Berlari menuju Studio 2, tempat dimana perlombaan akan diadakan..
"Hei, kalian berdua!!!!" teriak Bu Haruna yang kaget melihat tingkah kedua muridnya.
BRUK!!!
Yuki yang berlari paling depan bertarbrakan dengan seorang laki-laki yang baru saja keluar dri pintu ke-2 sebelah kanan, dilorong tersebut. Yuki pun terjatuh kebelakang dan menabrak Hikaru yang ada dibelakangnya. Hasilnya... *silahkan bayangkan sendiri, penulis ga pandai menuliskannya* XDD
"Kalian berdua tidak apa2?" Lelaki tersebut mengulurkan tangan dan membantu keduanya untuk berdiri "Apa ada yang luka?"
"Kami tidak .... " kata-kata yang ingin diucapkan Yuki terhenti dibibirnya. Dia kenal orang ini! Setiap malam sebelum tidur, dia dan Hikaru selalu menatap foto orang ini. Berharap untuk bisa bertemu. Yuki ingin memeluk, tapi sentuhan Hikaru dibahunya menghentikan keingginannya.
"Kami baik-baik saja," jawab Hikaru. "Terimakasih atas perhatian paman."
"Syukurlah kalau kalian baik2 saja. Jangan lari-lari di lorong ya. Bahaya. "
Yuki dan Hikaru mengangguk, mengiyakan.
Lelaki itu pun berlalu, kembali menyururi lorong dan menghilang diujung tikungan.
"Kenapa kau menghentikan ku?" Mata Yuki berkaca-kaca menatap Hikaru.
"Kau ingat pesan papa, kan?"
Yuki tertunduk dan membiarkan Hikaru menghapus bening yang mengalir dikedua pipinya.
"Kalian tidak apa-apa?" Bu Haruna yang baru menyelesaikan administrasi di meja resepsionis, muncul.
"Kami tidak apa-apa bu, ya kan Yuki?"
"Ya." Balas Yuki datar.
"Sekarang kita ke studio, kalian berdua jangan lari-lari lagi."
Hikaru dan Yuki mengangguk dan mengiringi langkah Bu Haruna menuju studio 2.Yuki tak lagi kelihatan bersemangat seperti sebelumnya. Tapi ketika melihat wajah Hikaru yang khawatir, ia pun memaksakan diri untuk tersenyum. Tapi jelas dia tak dapat menipu Hikaru dengan senyumnya.
"Suatu hari, pasti bertemu lagi. Dan saat itu kita akan memeluknya erat-erat." bisik hika "Dan dia tak akan pergi lagi."
"Benarkah?" tanya Yuki tak percaya.
Hika mengangguk mantap, meyakinkan Yuki dan dirinya sendiri. Suatu saat mereka akan bertemu lagi dengan orang itu. Akan berkumpul lagi dengan papa sebagai sebuah keluarga yang utuh, meskipun kelihatan aneh dari luar.
======== ~.~ ========
Bersambung XDDD


areeeeeeeeeeeeeeeeeee...
BalasHapuskok masih bersambungg ><
hueeeeeeeee..
itu yang di tabrak sapa ><
tegonyan ka ??
kwowkokwow.
di tunggu capeter 3 ampe beres dah ><
ff ny bagus, ane ngebayarin tuh adik kakak
yang di PV yg di upload di pys XD
wkowkowkow..
mancaapp!!~
ditungguuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!!!!!!!!!!!!~
aih... mama mau tau aja siapa yang ditabrak!!
BalasHapushmmmm.. siapa ya...
bisa tegonyan.. bisa siapa aja...
wkwkwkwkwkwkwkw
ini lebih dari 3 chapter, ma.
thank you dah baca